Airmax-97

Informasi seputar sepatu olahraga

Total Body Resistance Training atau TRX adalah olahraga di mana Anda menggunakan beban dan berat badan Anda sendiri sebagai beban untuk melatih otot Anda. Alat utama untuk pentas TRX adalah tali khusus yang dapat ditambatkan atau diikatkan pada berbagai benda kokoh.

Tali kemudian harus dipegang atau diikat di sekitar tubuh sambil melakukan berbagai gerakan seperti berjalan, melompat, jongkok, lunge, tekanan dada, push-up. Tali memberikan ketegangan dan beban ekstra saat Anda bergerak, sehingga otot-otot terlatih.
Sepatu Olahraga

Jika dilakukan secara rutin, latihan ini dapat meningkatkan kekuatan otot dan ketahanan fisik serta mengurangi risiko kerusakan sendi.

Manfaat olahraga TRX
Berikut manfaat yang bisa Anda dapatkan dari TRX sports.

  • Latih otot Anda di banyak area pada waktu yang bersamaan
    Karena ada beberapa variasi dari gerakan TRX, olahraga ini dapat melatih otot di berbagai area seperti lengan, kaki, bokong, dan punggung.
    Tujuan utama TRX adalah otot inti atau otot di bawah kepala, mulai dari punggung, dari perut hingga panggul. Dengan setiap gerakan TRX yang Anda lakukan, otot inti tubuh juga ikut terlatih.
  • Meningkatkan keseimbangan
    Dalam penelitian terhadap 82 pria dan wanita di atas usia 68 tahun, ditemukan bahwa melatih tubuh bagian bawah dengan gerakan TRX dapat meningkatkan kelenturan sehingga mengurangi risiko terjatuh dan meningkatkan kemampuan tubuh untuk menjaga keseimbangan.
  • Jantung yang sehat
    Meskipun TRX umumnya merupakan latihan kekuatan, gerakan yang Anda latih juga akan melatih kardio atau jantung. Setelah Anda melakukan latihan ini, Anda akan merasa jantung Anda lebih terstimulasi.
  • Membuat tubuh lebih fleksibel, yakni fleksibel
    Melakukan latihan TRX secara teratur akan membuat otot-otot di tubuh Anda lebih fleksibel dan meningkatkan rentang gerak Anda. Memiliki tubuh yang fleksibel dapat mengurangi risiko cedera saat beraktivitas.
  • Bentuk tubuh Anda dan turunkan tekanan darah Anda
    Sebuah penelitian kecil terhadap 16 pria dan wanita sehat berusia 21 hingga 71 tahun menunjukkan bahwa melakukan latihan TRX selama 1 jam per minggu selama 8 minggu mengurangi lingkar pinggang, persentase lemak tubuh, dan tekanan darah.
  • Dapat dilakukan oleh siapa saja dengan tingkat kebugaran yang berbeda
    Secara umum, pelatihan TRX sebenarnya melibatkan pelatihan sedang hingga berat dengan intensitas. Namun karena latihan ini fleksibel, biasanya instruktur akan melakukan penyesuaian untuk pemula.

Anda dapat memulai TRX dengan intensitas rendah dan setelah tingkat kebugaran Anda mulai meningkat, latihan dapat dilanjutkan dengan intensitas yang lebih tinggi.

Bagaimana melakukan TRX
Sepatu Basket

TRX berlatih terutama dengan pemberat tubuh dan ikat pinggang. Tali ini berbentuk seperti tali parasut yang diikatkan pada pegangan yang kokoh.
Saat melakukan gerakan TRX, tubuh bersandar pada tali, baik dengan cara menggenggamnya maupun dengan mengikatnya pada bagian tubuh tertentu. Alhasil, saat Anda bergerak, Anda akan “dipegang” oleh tali tersebut dan tekanan pada otot akan meningkat.

Gerakan yang dilakukan selama TRX bisa bermacam-macam dan rata-rata merupakan gerakan dasar dalam olahraga secara umum. Bedanya, sekarang ada tali yang berfungsi seperti pegangan atau pegangan.

Berikut beberapa gerakan yang dapat Anda lakukan selama TRX:
Sepatu Jogging

  • Push up
  • Plank
  • Lunge
  • Chest press
  • Squat
  • Crunch
  • Bicep Curls

Latihan-latihan ini dapat dilakukan dalam berbagai postur tubuh. Dalam TRX terdapat enam posisi atau gerakan dasar yang terbagi sesuai dengan letak badan titik jangkar atau titik tempat tali diikatkan pada jangkar.

  • SF (Stand facing anchor point): tubuh menghadap ke anchor point, seperti pada gerakan squat atau menarik tali TRX.
  • SFA (Stand facing away from anchor point): tubuh membelakangi anchor point seperti pada gerakan mendorong dan lunges.
  • SSW (Stand sideways to the anchor point): tubuh menghadap samping dari anchor point seperti saat melakukan rotasi atau menarik tali.
  • GF (Ground position facing anchor point): tubuh berada di lantai atau alas yang digunakan sambil menghadap anchor point seperti pada gerakan plank.
  • GFA (Ground position facing away from anchor point): tubuh berada di lantai atau alas lain sambil membelakangi anchor point. Plank juga bisa dilakukan pada posisi ini.
  • GSW (Ground position sideways to the anchor point): tubuh berada di lantai atau alas lain dengan kaki berada dekat anchor point dan kepala berada di titik paling jauh dari anchor point.

Bagi Anda yang ingin mencoba latihan TRX, lakukan dengan pelatih berpengalaman untuk mulai belajar. Sebab jika tekniknya tidak tepat, risiko cedera bisa meningkat.

Politik Eropa dan Prusia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *