Airmax-97

Informasi seputar sepatu olahraga

Telapak kaki adalah bagian dari tubuh yang terletak di bagian paling dasar. Dalam kehidupan sehari-hari, tugas utama adalah mendukung berat tubuh secara keseluruhan, terutama saat berdiri. Mengingat beban berat ini, sangat penting untuk memperhatikan kenyamanan kaki Anda, misalnya ketika Anda melakukan kegiatan di luar ruangan atau kegiatan berat seperti olahraga. Sepatu yang baik tidak dipilih karena pola warna yang elegan atau proporsional. Lebih dari itu, kenyamanan sepatu ditentukan oleh kecukupan jenis kaki dan sepatu yang dipilih. Sepatu Olahraga

Pronasi adalah gerakan kaki ketika Anda berjalan atau berlari dan menyentuh permukaan. Bagian luar tumit Anda akan melakukan kontak awal dengan permukaan dan kemudian kaki akan menggelinding sekitar lima belas persen sebelum bersentuhan dengan tanah. Ini gerakan kaki atau “roll” adalah apa yang memungkinkan kaki untuk secara optimal mendistribusikan berat badan dan bertindak sebagai peredam kejut saat mendarat.

Maka dari itu, pentingnya mengetahui jenis kaki Anda agar menemukan sepatu yang tepat dan nyaman. Berikut di bawah ini merupakan jenis-jenis kaki yang rata-rata dimiliki orang.

  1. Normal arch / Pronasi sedang

Kebanyakan orang memiliki tipe kaki ini. Tipe kaki normal ditandai dengan adanya kelengkungan yang normal pada sisi dalam telapak kaki atau lengkungan yang wajar antara jempol kaki dan tumit. Jika Anda memiliki jenis kaki seperti ini, kemungkinan pronasi Anda juga akan stabil. Dalam dunia lari, pronasi diartikan sebagai gerakan kaki ke arah dalam saat kaki mendarat di tanah. Pada dasarnya Anda yang memiliki jenis normal arch akan cocok dengan segala sepatu apapun, namun disarankan menggunakan sepatu yang mempunyai sudut kelengkungan semi curved shoes. Sepatu Jogging

2. High arch / Pronasi lebih

Pemilik jenis kaki ini ditandai dengan adanya lengkungan besar yang terbentuk antara ibu jari hingga tumit dan menyisakan sedikit garis pada telapak kaki. Pemilik kaki ini biasanya memiliki tipe gerakan kaki yang supinasi, maksudnya tipe gerakan kaki yang bergulir dan mekekuk ke dalam.

Jika Anda memiliki jenis kaki ini dan Anda berlari, maka tumit dan depan kaki Anda akan mengalami tekanan paling besar, sehingga Anda disarankan agar memakai sepatu yang memiliki bantalan empuk yang lebih besar di bagian depan dan tumit untuk menumpu tekanan di bagian tersebut.

3. Flat arch / Pronasi kurang

Jenis kaki ini memiliki sudut kelengkungan yang kecil, malah tampak seperti tidak mempunyai lekukan dari ibu jari hingga ke tumit. Saat berjalan atau berlari, biasanya pemilik jenis kaki ini melangkahkan kaki ke arah dalam, sehingga sebagian besar beban saat berjalan berada di area tersebut. Sepatu yang cocok dengan jenis kaki ini ialah sepatu yang bisa memberikan kestabilan lebih, yakni sepatu dengan tipe motion-control. Sepatu ini memiliki bantalan yang ekstra tebal dan lebar

Untuk mengetahui jenis pronasi telapak kaki, Anda dapat melakukan sendiri dengan mudah. Caranya adalah :

  • Siapkan air dan selembar kertas yang agak tebal,
  • Basahi kedua telapak kaki (boleh direndam atau disiram) pastikan semua bagian telapak kaki benar-benar basah,
  • Angkat kaki dari air dan langsung injak selembar kertas yang tebal yang kosong. Injak kaki hanya sesaat saja karena injakan yang terlalu lama dapat membuat jiplakan tidak terlihat jelas.
  • Amati hasil jiplakan telapak kaki Anda. Perhatikan bentuk lengkungan kaki yang ada pada kertas dan cocokan dengan contoh gambar untuk menentukan apakah kaki Anda termasuk pronasi sedang, pronasi berlebih atau pronasi kurang. Sepatu Basket

Politik Eropa dan Prusia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *