Airmax-97

Informasi seputar sepatu olahraga

Saat berolahraga, Anda fokus pada pembentukan otot, penurunan berat badan, atau hal lain yang berkaitan dengan kesehatan dan kebugaran yang lebih baik. Sayangnya, Anda mungkin tidak menyadari kemungkinan cedera olahraga. Namun, bukan tidak mungkin untuk mencegah cedera olahraga.

Gerald Varlotta, direktur kedokteran rehabilitasi olahraga di Rumah Sakit Universitas New York, mengatakan sebagian besar cedera olahraga disebabkan oleh latihan yang berlebihan, menggunakan teknik yang salah atau memilih olahraga yang salah.
Pasalnya, tidak semua olahraga cocok untuk semua orang. Oleh karena itu, lakukan konsultasi terlebih dahulu untuk mengetahui apakah aman melakukan olahraga tertentu dengan kondisi fisik Anda.

Cedera olahraga bisa terjadi pada siapa saja dan kapan saja. Harvard School of Health membantu Anda mengurangi risiko cedera olahraga dengan mengambil tindakan pencegahan berikut:

Sepatu Olahraga
1.Kenali tubuh Anda
Salah satu cara terbaik untuk mencegah cedera olahraga adalah dengan mengetahui batasan tubuh Anda. Setiap orang memiliki hubungan fisik yang berbeda satu sama lain.
Apalagi kebutuhan atletik yang dibutuhkan setiap orang juga berbeda. Itulah mengapa Anda perlu mengenal tubuh Anda sendiri untuk mengetahui apa yang sebenarnya dibutuhkan, guna mengurangi risiko kecelakaan saat berolahraga.

2. Pilih jenis olahraga yang sesuai dengan kemampuan tubuh Anda.
Tidak bisa dipungkiri, setiap gender memiliki karakter yang berbeda-beda. Baik pria maupun wanita memiliki kondisi fisiologis spesifik gender yang dapat memengaruhi potensi cedera mereka saat melakukan latihan tertentu.

Tren genre ini tidak berlaku secara keseluruhan. Namun, harus diakui bahwa pria biasanya lebih mahir melakukan latihan yang menggunakan kekuatan otot, seperti angkat beban. Di sisi lain, wanita merasa lebih nyaman melakukan olahraga yang mengandalkan kekuatan kelenturan tubuh.

Sepatu Basket
Sebelum Anda mulai berolahraga, Anda harus merencanakan jenis aktivitas fisik yang akan Anda lakukan, mulai dari pilihan tempat olahraga, penggunaan alat bantu, dan durasi latihan.

3. Berlatih dengan instruktur
Bagi Anda para pemula, olahraga seringkali menimbulkan cedera akibat kesalahan teknik dan gerakan.
Oleh karena itu, Anda disarankan untuk menggunakan jasa instruktur (personal trainer) untuk memahami cara kerja suatu latihan dengan teknik yang benar dan sesuai dengan kebutuhan Anda.

4. Ketahui batasan usia
Jika Anda baru mulai terbiasa dengan olahraga di usia yang lebih tua, jangan pernah menjadikan anak muda sebagai norma. Apalagi jika Anda sudah lama tidak berolahraga.
Butuh waktu lebih lama bagi tubuh Anda untuk aktif dan fleksibel kembali. Dengan mengetahui batas usia Anda, Anda dapat menyesuaikan latihan dan gerakan dengan tubuh Anda.

5. Pemanasan
Selalu ingat untuk melakukan pemanasan sebelum memulai latihan Anda. Pemanasan adalah langkah yang sangat penting dalam mencegah cedera olahraga.
Sepatu Jogging

Gerakan pemanasan membantu meningkatkan aliran darah ke otot untuk mengurangi ketegangan otot, memungkinkan mereka menjadi lebih fleksibel dan lebih kuat selama berolahraga.

6. Jangan berlebihan saat berolahraga
Motivasi yang kuat untuk melanjutkan pelatihan adalah hal yang baik untuk dipertahankan selama pelatihan. Sayangnya, banyak orang “buta” dengan pikiran yang membara, sehingga mereka berolahraga dengan intensitas tinggi.

Tubuh Anda membutuhkan waktu untuk beristirahat dan memulihkan diri dari aktivitas berat. Jadi selalu pastikan untuk membatasi rencana latihan pada frekuensi yang benar sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan tubuh.

Politik Eropa dan Prusia
Ada cara pencegahan cedera olahraga yang perlu Anda pahami untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan. Semoga informasi ini bermanfaat, ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *